Showing posts with label INFO MULTIMEDIA. Show all posts
Showing posts with label INFO MULTIMEDIA. Show all posts

Friday, September 14, 2018

Network Operation Center (NOC)


Network Operation Center (NOC) Adalah tempat administrator yang mengawasi, memantau dan mengamankan jaringan komunikasi. Berupa sebuah ruangan yang berisi visualisasi dari jaringan atau jaringan yang sedang dipantau, workstation di mana status rinci jaringan dapat dilihat, dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mengelola jaringan.



Network Operation Center (NOC) Adalah tempat administrator yang mengawasi, memantau dan mengamankan jaringan komunikasi. Berupa sebuah ruangan yang berisi visualisasi dari jaringan atau jaringan yang sedang dipantau, workstation di mana status rinci jaringan dapat dilihat, dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mengelola jaringan.
NOC merupakan perangkat infrastruktur yang melakukan fungsi-fungsi pengaturan, pengendalian, dan pengawasan jaringan (network) sedemikian rup sehingga dapat berfungsi sesuai dengan standar pelayanan yang diberikan.
Tugas NOC adalah menangani konfigurasi dan perubahan manajemen jaringan, network security, performance dan policy monitoring, pelaporan, jaminan kualitas, scheduling dan dokumentasi dengan memanfaatkan kemampuan management network, monitoring dan analysis tools.
NOC memberikan kemudahan kepada user dalam melakukan aktivitas koordinasi operasi dengan semua pendukung dan vendor terkait dengan fungsi network. Kegiatan pada NOC adalah memberikan support selama 24 jam dengan aktivitas sebagai berikut :
1.     Memonitor operais semua hubungan backbone dan pendukung jaringan lainnya.
2.     Menjamin bahwa server dan pelayanan bekerja secara terus menerus selama 24 jam.
3.     Memberi jaminan untuk mendukung kualitas layanan jaringan kepada pengguna.
4.     Perbaikan semua masalah jaringan dan sistem terkait.
5.     Membuka pelacakan dan resolusi dokumentasi permasalahan pada sistem jaringan.

Agar NOC dapat berfungsi seusai dengan standar layanan yang telah ditetapkan maka perlu suatu disain khusus yaitu : memperhatikan penempatan peralatan dan pengaturan suhu udara sehingga sesuai dengan kebutuhan; menempatkan peralatan pemadam kebakaran; pembatasan akses; pengunaan raised floor sebagai sirkulasi suhu udara dan jalur kabel.
 

Ruang ini dipergunakan oleh staff IT yang hanya mempunyai otoritas untuk mengontrol Server atau peralatan lainnya yang ada di dalam ruang server dan ruangan MDF/Telecomm. Setiap staff IT tersebut harus memiliki keahlian khusus dalam menangani setiap system dan hardware yang ada.
Ruangan NOC adalah ruangan yang berisi peralatan-peralatan yang sangat vital bagi keberlangsungan sustem jaringan di lingkungan penyedia layanan internet sehingga perlu tingkat pengamanan yang ekstra ketat. Oleh karena itu dibuat akses masuk yang terbatas bagi staff IT tertentu yang memiliki wewenang.

Monday, December 18, 2017

Cara mengubah Project Java menjadi Setup Installer / (.Exe) - 3

Sebelumnya :
Cara mengubah Project Java menjadi Setup Installer / (.Exe) - 1
Cara mengubah Project Java menjadi Setup Installer / (.Exe) - 2

Pada menu Products Details. Isi field “Product Name”, “Product Version”, “Company Name”, “Comments”, centang pada “Register product with Windows Installer”.
Pada menu Install Parameters, pastikan pada field “Application Folder” terisi “[ProgramFilesFolder][Manufacturer]\[ProductName]” sehingga saat diinstall, folder hasil instalasi akan ditempatkan di “C:\Program Files\Nama Perusahaan\Nama Produk”, sehingga sesuai konfigurasi dari menu “Product Details” akan ditempatkan di alamat directory “C:\Program Files\Perushaaan Anda\Aplikasi Anda”.
Sedangkan “Application Shortcut Folder” untuk menempatkan shortcut program yang biasanya ditempatkan di Program Menu.
Pada menu “Java Products”, pilih Main Class dari project dengan type Graphical User Interface.
Pada Embedded JAR: silahkan pilih file .jar dari hasil build project.
Pada menu “Java Products”, pilih tab “Virtual Machine”. Disini kita akan menambahkan virtual machine dari java, yaitu JDK. Pada “Java Library Path”, tekan tombol “Folder” pada “Add”. Pilih folder “bin”. Kemudian tekan “OK”.
Berikut hasil konfigurasinya.
 

Pada tab “Mac OS X”, hilangkan centang dari “Include the Java Product in the Mac OS build”.
Pada menu “Media”, biarkan secara default tidak perlu dilakukan perubahan.
Pada menu “Environment” tambahkan path environment pada sistem windows agar java machine atau JDK terdeteksi oleh sistem windows secara otomatis. Klik kanan pada area “Environment variables” --> “New Variable”
Kemudian isikan sebagai berikut:
Name: JAVAHOME
Value: C:\Program Files\Perusahaan Anda\Aplikasi Anda\bin (merupakan alamat hasil instalasi program).
Perusahaan Anda merupakan Company Name, Aplikasi Anda merupakan Product Name. Sedangkan folder bin adalah folder jdk yang tadi kita copykan dari Program Files.
Konfigurasi selesai, silahkan tekan build

Tunggu sampai proses selesai.
Jika proses build berhasil, cek hasilnya di “C:\Users\....\Documents\Advanced Installer\Projects”.

Selesai, selamat mencoba... ^_^

Selengkapnya :
Cara mengubah Project Java menjadi Setup Installer / (.Exe) - 2
Cara mengubah Project Java menjadi Setup Installer / (.Exe) - 3

Batman Begins - Unavailable