Teknologi komputer dan jaringan komputer saat ini berkembang sangat
pesat. Perkembangan teknologi komputer dan Internet telah mengubah pola
hidup dan pola komunikasi masyarakat. Salah satu efeknya adalah maraknya
game online. “Gamer” tidak hanya berasal dari kalangan remaja atau
pelajar, tetapi juga banyak dari kalangan umum. Tidak hanya di kota
besar, tetapi sudah merambah ke pelosok desa. Perkembangan game online
yang cukup pesat ini didukung oleh hardware dan software gaming yang
semakin mumpuni. Para gamer tentu sudah sangat hafal bagaimana
spesifikasi komputer gaming atau laptop gaming, termasuk juga
software-software gaming terbaru.
SPESIFIKASI DAN TIPS MERAKIT KOMPUTER GAME
Teknologi
komputer dan jaringan komputer saat ini berkembang sangat pesat.
Perkembangan teknologi komputer dan Internet telah mengubah pola hidup
dan pola komunikasi masyarakat. Salah satu efeknya adalah maraknya game
online. “Gamer” tidak hanya berasal dari kalangan remaja atau pelajar,
tetapi juga banyak dari kalangan umum. Tidak hanya di kota besar, tetapi
sudah merambah ke pelosok desa. Perkembangan game online yang cukup
pesat ini didukung oleh hardware dan software gaming yang semakin
mumpuni. Para gamer tentu sudah sangat hafal bagaimana spesifikasi
komputer gaming atau laptop gaming, termasuk juga software-software
gaming terbaru.
Komputer atau laptop gaming harganya
lebih mahal dibandingkan dengan komputer atau laptop biasa. Namun untuk
sebuah kesenangan atau hobby, harga tidak menjadi masalah. Komputer
gaming harus mempunyai spesifikasi lebih tinggi karena sangat
mengutamakan kecepatan proses dan kemulusan gambar. Kecepatan dan kemulusan (speed and smoothness) sebuah komputer dipengaruhi oleh 6 komponen utama yaitu :
1.Spesifikasi dan Performa Motherboard
2.Spesifikasi dan Performa Prosesor
3.Spesifikasi dan Performa Grapic Card (VGA)
4.Spesifikasi dan Performa Memory RAM
5.Spesifikasi dan Performa Power Supply (PSU)
6.Spesifikasi dan Performa Harddisk(HHD)
Jadi 6 Komponen tersebut yang menjadi prioritas ketika kita merakit/membeli komputer gaming:
Berikut Tips memilih komponen PC gaming
1.Spesifikasi dan Performa Motherboard
Motherboard juga tergantung selera, namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, diantaranya:
Pilih yang sudah 100% menggunakan solid capasitor biar lebih kuat
Pilih chipset keluaran terbaru
Untuk komputer game sebaiknya pilih Motherboard yang ukurannya sedang
atau besar dengan slot memory 4, Motherboard yang kecil biasanya
dioptimasi untuk komputer office
Tips Memilih Motherboard Terbaik, Seperti yang kita ketahui motherboard
adalah tempat utama untuk memasang komponen-komponen lain pada PC. Jadi,
jangan salah pilih motherboard. Pilihlah motherboard sesuai dengan
kantong Anda. Jika Anda ingin mambangun komputer gaming biasa, tanpa
berencana untuk mencoba overclocking, pilih saja motherboard standart,
yang penting memiliki fitur lengkap dan mendukung teknologi terbaru.
Selain itu harus sudah support dengan processor terbaru seperti Mobo LGA
1150 Intel core i3, i5 dan core i7, sedangkan AMD pilih mobo AM3 mobo
ini support sampai AMD Vishera FX 8 core paling baru.
Merk Motherboard
Chipset (Socket Processor)
Pastikan anda membeli Motherboard Intel dengan socket LGA 1150 keatas,
karena sudah mendukung processor intel generasi terbaru yaitu intel 4
generation i3, 15 dan i7 Haswell series. Sedangkan untuk AMD pilih mobo
dengan socket AM3 karena sudah support processor paling cepat dari AMD.
Jangan lupa untuk melihat kebutuhkan chipset processor, jangan sampai
salah pilih. Kenapa memilih socket tersebut? Karena jika suatu saat
anda ingin mengganti procie yang lebih tinggi, anda tidak perlu
mengganti motherboard lagi. Dan satu lagi, pada socket Intel 1150 dan
AMD AM3 terdapat mobo dengan harga yang cukup murah namun memiliki
fitur lengkap.
PCIe
Pastikan motherboard sudah memiliki PCIe untuk Graphic Card, walaupun
hanya 1 buah PCIe. Tetapi jangan takut, mobo dengan socket processor di
atas sudah memiliki PCIe semua.
SATA (Storage Interface)
Pastikan sudah support dengan SATA 6Gb/s walaupun hanya 2 colokan. Ini
yang perlu diperhatikan, banyak orang yang membeli Harddisk paling
bagus, padahal mobonya tidak support dengan HDD tersebut.
Misal: HDD Caviar Blue SATA III 6Gbs, sedangkan mobo menggunakan SATA
III 3 Gb/s, tentu saja hasilnya kurang maksimal. Jadi pilihlah mobo,
harddisk, processor, ram yang memiliki kesesuaian performa yang sama.
Kapasitas Memory
Minimal harus memiliki kapasitas memory maksimum 8 Gb walaupun Dual
chanel. Tetapi hati-hati, banyak penjual yang sembarangan memberikan
Memory dengan kecepatan tinggi. Anda harus lihat juga kemampuan mobo
menerima kecepatan memory. Misal Mobo hanya mampu menerima memory
dengan kecepatan frekuenzi 1066, 1333 dan 1600 Mhz, Anda pasang memory
kecepatan 2400 Mhz OC, tentu saja tidak akan cocok. Untuk keperluan
gaming biasa gunakan saja memory 1600 Mhz, memory 1866 Mhz ke atas
digunakan untuk keperluan Overcloking.
KESIMPULAN
1. Mobo murah tidak masalah asal fitur lengkap
2. Sudah mendukung processor generasi terbaru (supaya mudah diupgrade)
3. Memiliki Interface SATA III 6 Gb/s harus membeli Harddisk dengan interface yang sama.
4. Gunakan memory minimal memiliki kecepatan 1600 Mhz
5. Paling penting memiliki PCIe untuk VGA. (VGA harus interface DDR5)
6. Konfigurasi yang pas, dapat performa maksimal, walaupun budget murah.
2.Spesifikasi dan Performa Prosesor
Artikel Terkait :
Prosesor Spesifikasi Game Harga di Bawah Rp1 Juta
Ketahui Processor yang Kamu Pilih
Tips Memilih Processor Terbaik. Kali ini akan berbagi cara memilih
Processor terbaik dan sesuai kebutuhan Anda. Untuk komponen ini baik
anda seorang gamer atau bukan harus menggunakan Processor dengan
kecepatan yang mumpuni. Tujuannya, jelas agar kerja Anda tidak tergangu
oleh loading pada saat Anda bekerja dengan komputer Anda.
Processor Untuk Game: AMD vs Intel
Pada dasarnya Anda mau pilih AMD atau Intel itu tergantung selera dan budget yang Anda miliki.
Ada dua jenis prosesor yang banyak beredar dipasarang dan umumnya
dipakai oleh para gamers. Kedua jenis prosesor tersebut adalah Intel dan
AMD. Kestabilan proses dalam mengolah data terdapat pada Prosesor
Intel. Namun, untuk kemampuan pengolahan grafis berada pada AMD. Chipset
AMD juga sudah banyak dipasangkan pada CPU VGA Card terbaru masa kini.
Jadi, sebaiknya Anda menggunakan produk dari Intel sebagai CPU dan VGA
dengan Chipset AMD sebagai pengolah Grafis atau VGA.
Perhatikan slot yang terdapat pada mainboard Anda. Slot prosesor
pada mainboard juga sangat penting untuk menentukan jenis prosesor yang
akan Anda gunakan. Karena, slot prosesor untuk AMD dan Intel sangat
berbeda jauh. Untuk Intel sendiri, memiliki berbagai macam type.Prosesor
Intel jaman sekarang sudah mencapai type Core yaitu Core2duo, Quadcore,
Core i3, Core I5 dan Core i7. Sedangkan untuk AMD, ada type AM2, AM2+,
AMD Phenom, dan AMD Dragon dll.
Setelah semua diatas terpenuhi, barulah Anda menentukan kecepatan
pengolahan data pada prosesor tersebut. Semakin tinggi kapasitas
pengolahan data prosesor tersebut semakin bagus, misalnya prosesor
tersebut Core i7 dengan kecepatan 2.7 Ghz.
Jadi,
untuk membangun sebuah perangkat komputer khusus untuk bermain game
sebaiknya harus melalui pertimbangan dan review yang matang sebelum
merakitnya. Jangan sampai ada salah satu perangkat yang tidak kompatible
dengan perangkat lainnya, hasilnya akan menjadi kacau
.
Apa saja yang perlu dilihat ketika anda ingin membeli processor?
Ketahanan
Jika Anda menggunakan komputer dalam jangka waktu yang lama setiap
harinya gunakanlah Intel dan jika Anda hanya menggunakan komputer hanya
beberapa jam setiap harinya dan mementingkan performa gunakanlah AMD.
Maksud ketahanan di sini adalah ketahanan terhadap panas pada processor
itu sendiri pada saat bekerja. Untuk saat ini panas processor sudah bisa
di atasi dengan menggunakan pendingin yang bagus, lebih baik lagi kalau
menggunakan pendingin cairan (Water Cooling System).
Teknologi
Semakin canggih teknologi sebuah processor, maka sebaik baik
performanya. Intel teknologi terbaru adalah Intel Haswell generasi ke-4
yang memiliki seri 4000, sedangkan AMD Vishera FX. Intel generasi
sebelumnya adalah Sandy Bridge dan Ivy Bridge. Generasi ke-4 Intel
memiliki keunggulan pada graphic, chace memory lebih besar, support high
speed memory frekuenzi dan lebih hemat daya.
Kecepatan
Lihat kecepatan processor misal 3,4 Ghz, semakin besar kecepatan semakin
bagus. Dan jika inti processor (Core) ada 4 dan kecepatannya 3,4
Ghz,maka 4 X 3,4 Ghz maka kecepatan maksimum procie ini adalah 13,6 Ghz.
Inti Processor (Core)
Inti Processor atau lebih di kenal dengan Core (Dual core artinya
processor memilih dua buah inti). Jika Anda pengguna Chipset LGA 775
disarankan untuk menggunakan Processor dengan teknologi tertinggi pada
socket ini yaitu Core 2 Quad memiliki 4 Core. Untuk LGA 1150 keatas
Gunakanlah Core i3 ke atas. Dan jika anda pengguna AMD AM3 gunakanlah
procie Vishera FX atau yang paling murah Phenom Black juga bisa. Untuk
melihat kecepatan procie lihatlah berapakah Logica Corenya. Contoh Core
i3 Dual Core, Core i5 Quad Core dan Core i7 Quad core ada juga yang 6
core. Procesor AMD Phenom Black X4 Quad Core, Vishera FX Quad Core, 6
core sampai 8 Core. Processor Intel terbaru saat ini sudah memiliki 8
buah core dan 12 thread.
Chace (L1, L2 dan L3)
Cache memory adalah memory berukuran kecil berkecepatan tinggi yang
berfungsi untuk menyimpan sementara instruksi dan/atau data (informasi)
yang diperlukan oleh prosesor. Boleh dikatakan bahwa cache memory ini
adalah memory internal prosesor. Cache memory ini berbasis SRAM yang
secara fisik berukuran kecil dan kapasitas tampung datanya juga kecil
atau sedikit. Pada saat ini, cache memory ada 3 jenis, yaitu L1 cache,
L2 cache, dan L3 cache.
L1 cache terintegrasi dengan chip prosesor, artinya letak L1 cache sudah
menyatu dengan chip prosesor (berada di dalam keping prosesor).
Sedangkan letak L2 cache, ada yang menyatu dengan chip prosesor, ada
pula yang terletak di luar chip prosesor, yaitu di motherboard dekat
dengan posisi dudukan prosesor. Pada era prosesor intel 80486 atau
sebelumnya, letak L2 cache kebanyakan berada di luar chip prosesor. Chip
cache terpisah dari prosesor, berdiri mandiri dekat chip prosesor.
Sejak era prosesor Intel Pentium, letak L2 cache ini sudah terintegrasi
dengan chip prosesor (menyatu dengan keping prosesor). Posisi L2 cache
selalu terletak antara L1 cache dengan memori utama (RAM). Sedangkan L3
cache belum diimplementasikan secara umum pada semua jenis prosesor.
Hanya prosesor-prosesor tertentu yang memiliki L3 cache.
Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat
dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati
kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada
prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata
telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor
ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil,
antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada
beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi
dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk
menyimpan data.
Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache. Prosesor
dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip) lebih
cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan
datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte
hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8
MB, tergantung jenis prosesornya. Kapasitas simpan data untuk L3 cache
lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte). Di setiap
merk prosesor pasti di cantumkan Chace antara 1Mb sampai 8Mb, semakin
besar semakin bagus. Untuk teknologi terbaru Intel Haswell-E processor
sudah memiliki 20 Mb L3 smart cache.
Daya Listrik
Anda juga harus melihat berapa konsumsi daya listriknya bandingkan
prosesor dengan performa yang sama tetapi memiliki perbedaan penggunaan
listriknya. Maka tentu saja yang dipilih adalah prosesor yang memiliki
kebutuhan daya listrik paling rendah.Tentu saja untuk menghemat
penggunaan listrik anda.
Motherboard
Tentu saja anda juga harus melihat apakah socket mobo anda support dengan processor yang akan anda beli.
Berikut ini mungkin dapat di jadikan sebagai referensi memilih prosesor
INTEL Inside
Rekomendasikan prosesor intel berdasarkan generasinya, supaya Anda
memiliki banyak alternatif. Hindari soket 478, karena sudah tidak layak
lagi buat gaming.
Generasi Core series, soket 775. Pilihlah minimal yang sudah Quad Core,
contoh Core 2 Quad Q8400 atau diatasnya, Generasi Core 2 Quad memiliki 4
inti prosesor, dan seri Q8400 memiliki kecepatan 2,66Ghz. Masih cukup
untuk melayani game-game terkini. Hindari prosesor jenis Intel Pentium
Dual Core atau Core 2 Duo, karena beberapa game terbaru tidak bisa
dimainkan. Harga prosesor Core 2 quad seri ini pun termasuk sangat murah
untuk saat ini. Yang jelas kalau barunya sudah tidak ada, jadi Anda
bisa cari yang menjual seken.
Generasi Core i pertama, soket 1156. Pilihlah minimal prosesor Core
i3 yang memiliki teknologi HT (Hyper threading), teknologi ini secara
kasar menipu software. Karena prosesor ini terdeteksi memiliki 4 inti
prosesor, padahal sebenarnya cuma 2 inti yang aktif, sisanya merupakan
HT. Khusus untuk soket ini sedikit kesulitan untuk mendapatkan
mainboardnya, karena memang produksinya tidak terlalu banyak.Contoh
prosesornya adalah Intel Core i3 540 3.0Ghz., untuk soket versi ini
lebih dianjurkan mengambil Core i5, alasannya simpel, harganya udah
murah untuk pasaran seken.
Generasi Core i kedua, soket 1155. Untuk prosesor generasi ini Anda
memiliki banyak pilihan, tetapi dianjurkan minimal mengambil prosesor
core i3. Generasi ini untuk barunya sudah tidak ada lagi, tetapi pilihan
sekennya pun sangat banyak. Bahkan Anda bisa mengambil prosesor core i5
dengan harga yang terjangkau. Contoh prosesornya adalah Intel Core i3
2100 3.1Ghz. Untuk prosesor core i5 bisa dilirik seri i5 2400 3.1 Ghz.
Generasi kedua ini lebih dikenal dengan nama Sandy Bridge.
Generasi Core i ketiga, soket 1155. Memiliki soket yang sama pada
generasi kedua tetapi memiliki kemampuan yang lebih baik. Bahkan untuk
VGA onboard yang dibawanya sudah bisa memainkan game-game sedang. Contoh
prosesornya adalah Intel Core i3 3240 3.4Ghz atau Anda bisa melirik
Intel Core i5 3450. Untuk generasi seri ini dikenal dengan nama Ivy
Bridge dan ketersediaan barunya pun masih ada.
Generasi Core i keempat, soket 1150. Yap inilah generasi paling baru
dari core i series. Kelebihannya pada kinerja dan kemampuan vga onboard
yang ditingkatkan. Satu lagi untuk urusan daya termasuk irit. Contoh
prosesornya adalah Intel Core i3 4130 3.4Ghz. Generasi terbaru ini lebih
dikenal dengan Haswell.
AMD (Advance Micro Device)
AMD dikenal oleh para gamer sebagai produsen yang selalu memberikan
harga dan kinerja yang cukup sebanding. Bayangkan untuk range harga yang
sama, membeli prosesor intel hanya mendapatkan prosesor dual core yang
dibekali teknologi HT, sangat berbeda dengan AMD, kita bisa mendapatkan
prosesor AMD dengan kecepatan yang lebih tinggi dan memang sudah
memiliki 6 inti prosesor didalamnya. Cukup menggiurkan bukan? tetapi
semua kembali ke masing-masing pembeli.
Sesuaikan saja semuanya dengan budget atau uang yang ada, kalau memang
menginginkan gaming dan juga editing, cukup bijak bila memilih prosesor
AMD sebagai pilihan untuk merakit sebuah pc impian.
Untuk AMD sendiri soket yang digunakan AMD pun tidak terlalu banyak seperti halnya intel.
AMD Soket AM2+/AM3. Pilihlah minimal AMD Athlon II X4 atau AMD
Phenom X4 atau Phenom II X4. Jenis prosesor ini memang sudah cukup lama,
tetapi masih banyak orang-orang yang menjual sekennya dan harganya pun
termasuk terjangkau. Dan satu lagi, masih banyak game-game yang support
dengan prosesor seri ini.
AMD Soket AM3+. Pilihlah minimal AMD Vishera FX yang sudah 4 core.
Harganya pun cukup bersaing dengan prosesor i3 miliknya intel, tetapi
kelebihannya adalah AMD memiliki prosesor 4 inti murni bukan teknologi
HT.
AMD soket FM1/FM2/FM2+. Berbeda dengan soket AM series, untuk soket
FM series lebih diunggulkan kepada kemampuan VGA onboardnya yang boleh
dibilang bisa memainkan game-game terkini dengan cukup baik. Pilihan
paling bijak adalah AMD A8 Series. Sudah memiliki 4 inti prosesor. Dan
usahakan untuk mencari soket paling baru, ambil contoh soket FM2+.
3.Spesifikasi dan Performa Grapic Card (VGA)
Jangan Lihat VGA dari Harganya
Tidak semua VGA bisa menampilkan kualitas gambar yang bagus meskipun dengan harga yang selangit.
Jika Anda ingin memasang VGA untuk keperluan game, gunakan VGA yang
berasitektur minimal dengan bus 128-bit dengan kapasitas 1GB dan
sesuaikan dengan motherboard yang kamu gunakan.
Namun jika Anda menggunakannya untuk keperluan rendering 3D atau
penggunaan software grafis berat seperti Adobe After Effect, Adobe
Premiere, dsb, pastikan kamu menggunakan VGA yang minimal berasitektur
256-bit dengan kapasitas 2GB. Tentu saja pastikan juga VGA tersebut
sesuai dengan motherboard yang digunakan.
Graphic Card (VGA) Untuk Game: ATI vs Nvidia
Pilih mana ATI atau Nvidia?
"ATI baiknya berpasangan dengan AMD
Nvidia baiknya berpasangan dengan Intel, atau motherboard AMD dengan chipset Nforce"
Pernyataan diatas tidak 100% benar Kamu dapat menggunakan produk dari Intel sebagai CPU dan VGA dengan Chipset AMD sebagai pengolah Grafis atau VGA.Pastikan juga VGA tersebut sesuai dengan motherboard yang digunakan.
GRAPHIC PROCESSING UNIT (GPU)
Apa itu GPU? GPU adalah Graphic Processing Unit. Kalau di Komputer itu
processor/otak dari sebuah graphic card. Jadi, Graphic Card Add On itu
memiliki Processor sendiri sehingga kinerja processor utama akan
berkurang. Untuk saat ini hanya ada dua GPU yang bagus, yaitu Nvidia dan
Ati Radeon. GPU memiliki tingkat kecepatan yang lebih dikenal dengan
istilah Core. Jadi, semakin besar Core sebuah GPU semakin baik. Contoh
GeForce GTX 550 Ti Cuda Core
MERK GRAPHIC CARD
Merk tentu saja sangat berpengaruh terhadap kualitas Graphic Card. HP
Android yang sama-sama menggunakan processor Qualcom, merk ternama
seperti samsung atau sony jika dibandingkan dengan merk Mito tentu saja
kualitasnya berbeda walaupun menggunakan prosesor yang sama. Sama halnya
dengan Graphic Card , buatan merk terkenal seperti Gigabyte atau Asus
jika dibandingkan dengan Zotac tentu saja kualitasnya bagus buatan merk
terkenal. Kenapa bisa begitu? Karena merk terkenal biasanya menggunakan
komponen pendukung GPU yang menempel di PCB dengan kualitas yang lebih
baik. Tetapi untuk Anda yang ingin merakit komputer gaming dengan dana
pas-pasan, Zotac bisa menjadi alternatif. Karena untuk urusan performa
dengan GPU yang sama performanya tidak jauh berbeda. Tetap ada perbedaan
performa tetapi tidak terlampau jauh. Yang membedakan anda komponen
pendukungnya, sehingga buatan merk terkenal graphic card lebih tahan
lama (Awet).
CORE SPEED
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Lihat juga berapa core speed /
cuda core maksimum yang dapat dihasilkan oleh GPU pada Graphic Card.
Semakin besar core speed yang mampu dicapai, semakin bagus VGA tersebut.
Selain core speed, ada juga mode bost speed. Biasanya ada dua jenis
Core Speed yaitu base mode dan bost mode. Contoh Core Speed Graphic Card
MSI NVIDIA GeForce GTX 970 adalah Bost Mode 1241 MHz dan Base Mode 1102
MHz.
KAPASITAS MEMORY
Contoh spesifikasi VGA dengan memory 512 Mb, 1 Gb, 2 Gb sampai 12 Gb
Asus GTX Titan Z. Fungsi dari memory dalam VGA mirip dengan fungsi RAM
pada Komputer. Artinya menyimpnan sementara data yang telah diolah oleh
GPU dan kemudian di transfer ke RAMDAC. Kemudian RAMDAC akan mengubah
data digital ke data visual dan mengirimkan hasilnya untuk di tampilkan
ke monitor melalui kabel VGA, DVI dan HDMI.
MEMORY CLOCK SPEED
Memory Clock Speed merupakan kecepatan memory Graphic Card dalam
memproses data. Semakin cepat clock speed memory, semakin bagus graphic,
tentu saja semakin mahal harganya. Clock Speed memory ditunjukkan
dengan satuan Mhz sama dengan Core Speed pada GPU. Contoh Clock Speed
Memory pada Graphic Card MSI NVIDIA GeForce GTX 970 adalah 7010 Mhz.
TIPE MEMORY
Jenis Memory Interface yang digunakan oleh Graphic Card, ditunjukan
dengan kode DDR atau GDDR. Jenis interface sangat mempengaruhi kecepatan
transfer data dari processor > motheroard > Graphic Card. Semakin
tinggi tipe interface atau DDR maka semakin tinggi pula kecepatan
aksesnya. Contoh DDR1, DDR2, DDR3, DDR4, dan GDDR5. Untuk sekarang ini
tipe GDDR yang paling baru adalah GDDR5. Jadi pilihlah Graphic Card yang
menggunakan tipe interface GDDR5.
JALUR DATA (Memory Interface)
Spesifikasi VGA dengan jalur data 128 bit. Maksudnya semakin besar jalur
data maka semakin cepat pula data yang bisa di akses. Semakin besar
jalan maka semakin banyak mobil yang dapat lewat, begitu kira-kira
gambarannya. Contoh 32bit, 64bit, 128bit, 256bit, 512bit, dst. Biasanya
semakin besar Jalur data semakin besar pula Memori dan tipe interface
Graphic Card.
PORT KELUAR VGA
Port VGA merupakan tempat colokan VGA ke monitor ada 3 buah jenis port
VGA, yaitu : D-Sub, DVI dan HDMI. Port Graphic Card paling baru dan
paling bagus adalah HDMI. D-sub adalah port yang masih digunakan pada
monitor CRT. sedangkan port DVI dan HDMI biasanya digunakan untuk
monitor LCD/LED High Definition. Beberapa VGA terbaru sudah suport lebih
dari 1 monitor sekaligus.
DirectX
DirectX merupakan pengontrol directinput (mengurus hardware input ke
komputer), directsound dan directplay (mengurus tentang network game
multiplayer). Game-game lama biasanya masing menggunakan DirectX 9,
untuk sekarang ini kebanyakan VGA terbaru sudah mendukung DirectX yang
lebih tinggi, yaitu DirectX 10 dan DirectX 11.
SLI & CROSSFIRE
Jangan sampai salah membeli motherboard dan VGA, tidak semua mobo yang
memiliki 2 buah PCIe support SLI (Nvidia) dan Crossfire (ATI Radeon)
sekaligus. Ada mobo yang hanya support salah satu contohnya ASRock H97
Fatality ini yang hanya support Crossfire. Tetapi jika hanya menggunakan
1 buah VGA Nvidia masih bisa. Jadi baca terlebih dahulu spesifikasi
mobo yang akan anda beli, jika anda hanya menggunakan 1 buah VGA cukup
lihat saja apakah mobo tersebut memiliki PCIe.
JENIS PCIe
Ada 3 jenis PCIe yaitu 1.0, 2.0
dan 3.0, dengan pilihan kecepatan 1x, 2x, 4x, 8x dan 16x, untuk sekarang
usahakan pilih motherboard yang memiliki PCIe versi 3.0 16x.
CONTOH : Nvidia GTX 550 Ti 1Gb, 192 bit, DDR5Ati Radeon R7 250 1Gb, 128bit, DDR5
4.Spesifikasi dan Performa Memory RAM
Hati-hati dalam memilih RAM
Orang awam sering dibohongi dengan komponen yang satu ini. Jika menurut
kamu RAM 8GB lebih powerful dari 4GB maka hal itu tidak sepenuhnya
benar, karena setiap RAM juga memiliki kecepatan yang berbeda-beda.
Bukan hanya Processor saja yang punya kecepatan, tetapi RAM juga punya.
Lalu bagaimana cara membandingkan RAM yang bagus atau tidak?
Anda bisa melihatnya pada bagian belakang RAM tersebut, misalnya saja
Kingston DDR3 4GB PC12800/1600MHz. Jika angka PC atau MHznya tinggi
berarti kecepatan untuk menampung dan memproses data bisa lebih cepat.
Namun perlu dipastikan bahwa RAM yang Anda beli harus kompatibel dengan
motherboard yang Anda gunakan. Salah memilih RAM dapat menyebabkan PC
kamu tidak bisa hidup,sebagai contoh: Anda memiliki RAM 8GB padahal
ternyata motherboard yang Anda gunakan hanya support RAM hingga maksimal
4GB saja. Alhasil RAM tersebut tidak bisa digunakan dan hanya membuang
biaya saja.
Pilih saja sesuai selera Anda, yang pasti jenis DDR3 lebih baik dan
cepat dibanding DDR2, dan yang penting adalah kapasitas dan
kecepatannya. Untuk gamer, minimal 2 GB.
Bagaimana cara memilih Memory yang sesuai atau yang paling pas untuk
keperluan perakitan komputer gaming. Bukan hanya kapasitas yang perlu
anda lihat, tetapi banyak hal. Jangan sampai salah pilih karena akan
mengakibatkan uang anda terbuang percuman.
SERI
Jika anda ingin membeli RAM atau menambah RAM, yang perlu anda lihat
adalah serinya. Misal, jika anda membeli dua buah RAM pastikan yang
sejenis. Contoh, RAM PC12800 anda juga harus membeli RAM yang satunya
dengan seri PC12800 juga.Untuk serinya itu harus sama, kalau tidak sama
bisa berbahaya.
KECEPATAN FREKUENSI
Tidak semua Mainboard support dengan kecepatan frekuensi pada Memory
(RAM). Anda harus melihat dulu min dan max kemampuan Motherboard
menerima kecepatan frekuensi memory. Selain Motherboard, Processor anda
juga harus sesuai dan mampu untuk menerima kecepatan frekuensi memory
Anda (lihat dulu spesifikasi Processor dan Motherboard Anda sebelum
membeli memory). Jadi harus hati-hati. Untuk DDR3 maksimum speed 1066 –
1600 Mhz mode standar dan 1866 – 3000 Mhz mode overcloking.
KAPASITAS
Sedang untuk kepasitasnya itu juga diusahakan sama, karena jika seri dan
kapasitas RAM tersebut sama, maka kinerjanya akan sangat stabil.
Contoh, kenapa sebuah merk menjual paket 2/4 buah RAM dengan kapasitas
yang sama, ya itu alasananya.
MERK
Dan juga usahakan RAM tersebut satu merk (merk yang sama).
INTERFACE
Dan yang paling penting dan tidak bisa di ganggu gugat, RAM harus
memiliki socket yang sama. RAM DDR2 harus dipasangkan dengan DDR2 juga,
dan jika RAM DDR3 maka pasangannya harus DDR3.
PROCESSOR
Lihat juga kemampuan processor. Biasanya terdapat keterangan mengenai
kemampuan maksimal processor menerima kapasitas dan kecepatan RAM
MOTHERBOARD
Spesifikasi Motherboard Anda juga harus dilihat. Motherboard DDR2
belinya RAM DDR3 mana bisa. Selain socketnya Anda juga harus melihat,
apakah motherboard mampu dipasang seri RAM yang akan Anda beli. Pada
spesifikasi motherboard terdapat kemampuannya menerima motherboard.
Misal, Max Dual Channel 8 GB kecepatan 1333 Mhz. Jika Anda memasang RAM
16 Gb kecepatan 1866 Mhz, maka motherboard tidak bisa atau tidak
sanggup.
VOLTAGE
Jika Anda ingin mengupgrade atau menambah RAM, lihat juga ukuran
tegangan listrik yang digunakan, ada beberapa motherboard dan Laptop
tidak bisa membaca dua buah RAM yang memiliki Voltage yang berbeda.
Apalagi laptop, ram beda voltage dapat menyebabkan tidak bisa booting.
INTINYA:
– Harus memiliki seri dan spesifikasi yang sama.
– Kecepatan Frekuenzi harus sama
– Usahakan memiliki kapasitas yang sama.
– Usahakan memiliki merk yang sama.
– Harus memiliki interfaces yang sama
– Motherboard dan Processor harus mendukung.
5.Spesifikasi dan Performa Power Supply (PSU)
Jangan Asal Pilih PSU
Power Supply atau biasanya sering dipanggil PSU ini adalah salah satu
hardware yang paling sering mengalami kerusakan. Saya pernah menganggap
bahwa PSU yang sudah satu paket dengan casing jauh lebih bagus, namun
ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar.
Lalu bagaimana cara memilih PSU yang benar?
Jika kamu ingin PC yang kamu beli atau rakit sehat selalu sebaiknya
hitung-hitung terlebih dahulu daya yang dibutuhkan oleh beberapa
hardware yang akan kamu gunakan. Hal ini untuk memastikan PSU bisa
memberikan daya yang cukup untuk menghidupkan seluruh hardware. Jika
tidak melakukan hitung-hitungan dikhawatirkan PSU tidak akan mampu
menghidupkan seluruh hardware yang ada, atau kalaupun mampu PSU tidak
akan bisa bertahan lama.
Cara Memilih Power Supply Sesuai Kebutuhan. Kebanyakan toko komputer
hanya menjual barangnya tanpa menjelaskan spesifikasi rinci barang yang
dia jual. Power Supply merupakan komponen yang sangat penting pada
komputer. Kenapa? Karena umur dari komponen-komponen lain tergantung
dari kualitas PSU. Power Supply murahan (red), atau bawaan cassing
memiliki effisiensi di bawah 65 %. Saat anda bermain game dan semua
hardware membutuhkan daya maksimal, sedangkan PSU anda memberikan daya
50 % nya saja, akibatnya komponen anda akan mengalami kekurangan daya
yang mengakibatkan kerusakan permanen. Jadi harus hati-hati memilih
power supply.
Merk sangat mempengaruhi kualitas power supply, semakin bagus merk
semakin baik pula kualitas power supply tersebut. Jangan pernah membeli
power supply bawaan cassing.
Berapakah daya maksimal yang
dibutuhkan komputer Anda. Jangan membeli Power supply yang memiliki daya
melebihi kebutuhkan komputer anda, karena uang dan listrik anda akan
terbuang sia-sia. Jangan membeli PSU yang kurang dari kebutuhan Komputer
Anda, karena komputer anda tidak akan bisa menyala.
Effisiensi ini dia yang paling penting, lihatlah sertifikat effisiensi power supply. Minimal, usahakan belilah power supply yang memiliki 80 Plus Bronze Sertifikat dengan effisiensi 80-80% effisiensi.
Kalau anda ada uang lebih, boleh membeli yang memiliki 80 Plus Gold
85-90% dan 80 Plus Platinum memiliki effisiensi lebih dari 90 %.
6.Spesifikasi dan Performa Harddisk(HHD)
Artikel Terkait :
REKOMENDASI HARDDISK EXTERNAL TERBAIK
15 Kelebihan Solid State Drive (SSD) Dibandingkan HDD
Seagate Video 3.5 HDD Kinerja Hard Disk Video yang Andal dan Berkapasitas Tinggi
Kapasitas HDD Tidak Mempengaruhi Performa PC
Ada 4 jenis HDD yaitu IDE, ATA, SATA, SSD. Pada tahun 2012 – 2014
penggunaan HDD ATA sudah mulai menyusut dibanding SATA karena kecepatan
write/read yang ditawarkan HDD SATA jauh lebih cepat dibanding ATA.
Namun SATA punya kelas lagi yaitu SATA 1, SATA 2, dan SATA 3. Setiap
kelas memiliki kecepatan yang berbeda-beda dan yang paling cepat adalah
SATA 3.
Selain jenisnya, kecepatan hardisk juga menentukan kecepatan write/read
data. HDD standar biasanya berkecepatan 5400RPM namun ada juga yang
sudah berkecepatan 7200RPM. Jadi jika Anda menggunakan PC untuk
aktifitas perkantoran HDD berkecepatan 5400RPM sudah cocok untuk PC
kamu. Namun jika untuk aktifitas Game atau rendering maka kamu perlu
menggunakan HDD yang sudah berkecepatan 7200RPM, bahkan lebih disarankan
untuk menggunakan SSD.
Semakin bagus kualitas harddisk maka semakin maksimal performance
komputer gaming anda. Apa saja yang perlu di lihat dari Harddisk?
Merk Harddisk
Merk sangat berpengaruh dalam menentukan harddisk terbaik, untuk saat
ini vendor harddisk terbaik adalah WDC dan Seagate. Pilih saja sesuai
keinginan Anda.
Kapasitas Harddisk
Pilihlah kapasitas HDD sesuai kebutuhan anda, karena semakin besar
kapasitas HDD tentu saja harganya juga semakin mahal, yang penting
jangan membeli harddisk dengan kapasitas di bawah 500 Gb. Kenapa? Karena
game dan aplikasi sekarang memiliki ukurang yang sangat besar, jika
harddisk anda berukuran 128 Gb, pasti anda sendiri yang akan kesusahan
nantinya.
Kecepatan Rotasi
Semakin cepat kecepatan rotasi maka semakin cepat pula kemampuan
harddisk dalam membaca data. Untuk saat ini kecepatan rotasi harddisk
mulai dari 5400 rpm – 7200 rpm, bahkan sudah ada yang mencapai 10.000
rpm. Ambil saja nilai tengah, pilih harddisk dengan kecepatan 7200 rpm,
karena harganya masih bersahabat yang penting sudah menggunakan SATA III
6Gb/s.
Konektivitas (Interface)
Dulu Harddisk masih menggunakan ATA Interface. Untuk saat ini HDD
memiliki 2 jenis kecepatan konektivitas, yaitu SATA 3Gb/s dan SATA
6Gb/s. Nah konektivitas ini harus didukung juga oleh konektivitas yang
terdapat pada motherboard. Jika Mobo Anda masih menggunakan SATA 3Gb/s
dan Anda membeli HDD SATA 6Gb/s hal ini akan percuma, karena yang
digunakan tetap kecepatan 3Gb/s karena kecepatan transfer data yang
digunakan akan tetap SATA 3Gb/s. Untuk LGA 775 hanya mendukung SATA
3Gb/s. Sedangkan untuk LGA 1150 keatas dan AM3 untuk harga kisaran 600
ribu ke atas sudah support SATA 6Gb/s.
Fitur
Lihat juga fitur-fitur yang terdapat pada HDD, apakah ada fitur Backup, Password protection, recovery, dll.
Tambahan
Display
Tergantung selera Anda. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
LED lebih baik dan lebih hemat daya dibandingkan dengan LCD apalagi CRT
Ukuran 19 inch paling populer, apabila ada dana lebih mungkin bisa memilih yang 22 inch.
Resolusi lebih besar lebih halus, sesuaikan dengan kemampuan kartu grafis anda
Pilih yang kotak atau widescreen? Tergantung selera, kotak lebih enak
untuk desain grafis, widescreen lebih cocok untuk anda yang sukan nonton
film.